RUBRIK
Bung, Ayo Bung!
Rubrik ini berisi tentang prestasi atau kisah-kisah inspiratif dari tokoh-tokoh nasional atau tokoh lokal. Isinya bisa dalam bentuk wawancara, reportase atau review biografi
Cahaya di Atas Jalan Takdir
Opini Publik: Sumpah Pemuda 2026, Pemuda di Tengah Janji Pembangunan
Setiap 28 Oktober bangsa ini memperingati Sumpah Pemuda. Namun, setelah hampir satu abad, muncul pertanyaan reflektif: apakah persatuan 1928 telah menghadirkan keadilan sosial bagi pemuda hari ini?
Dua Santriwati Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro Raih Peringkat Pertama Santrivision Nasional 2026
Tersungkurnya Sang Jenderal Besar di Tangan Santri Rais Akbar
Kisah seorang pejuang sekaligus santri yang mengabdi kepada kiai dan negeri
Aroma Tangga Keberhasilan
Jangan pernah malu memulainya dari hal yang kecil dan terbatas. Dengan kerja keras, konsistensi , dan pengelolaan yang bijak, langkah kecil yang dimulai hari ini bisa menjadi pijakan besar di masa depan.
Belajar dari Rasa Ingin Tahu
Tidak semua pembelajaran dimulai dari ruang kelas. Ia juga dapat hadir dari rasa ingin tahu yang mendalam.
Kisah Seorang Pemuda Gunung Sindur Songsong Keberhasilan di Jepang
Dari Gunung Sindur hingga Jepang, Faisal membuktikan bahwa kesempatan dapat menjadi jalan menuju perubahan. Ilmu pertanian yang diperolehnya di Negeri Sakura kini ia bawa pulang untuk dibagikan kepada generasi muda dan mendorong kemajuan sektor pertanian Indonesia.
Konsistensi Pak Joko Penjual Bakso di Gunug Sindur: Dari Gerobak Keliling hingga Punya Kedai Bakso
Tak ada modal besar di awal perjalanan Pak Joko, hanya sebuah gerobak, konsistensi, dan keyakinan bahwa setiap pedagang pasti menemukan pembelinya. Dengan terus berjualan tanpa menyerah, ia perlahan mengubah gerobak keliling menjadi kedai bakso yang kini dikenal dan menciptakan lapangan pekerjaan.
Ketulusan Hati Yana dan Hangatnya Arti Persahabatan
Oleh kehidupan, sebagian anak terkadang dituntut agar bisa menjadi dewasa lebih cepat dari usianya. Salah satunya Yana. Ia dihadapkan oleh dua pilihan: tetap mengejar cita-cita di bangku sekolah atau mengorbankan mimpinya demi membantu keluarga. Namun, di tengah jalan yang tidak mudah tersebut, acapkali terdapat sahabat setia yag menjadi tempat berbagi cerita, tawa, harapan, bahkan air mata.
Sketsa di Halaman Belakang
Satu garis yang melenceng tidak berarti sebuah gambar tidak bisa diperbaiki. Begitu pula dengan kegagalan dalam belajar. Bagi Lia, sebuah pensil dan penghapus menjadi pengingat bahwa sekolah adalah ruang untuk mencoba. Sebab sebagaimana pepatah mengatakan: lebih baik gagal di tempat pendidikan, ketimbang gagal di seluruh kehidupan.
Sultan Thaha Syaifuddin dan Harga Sebuah Kemerdekaan
Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, terdapat banyak tokoh yang memilih jalan sulit ketika dihadapkan pada pilihan antara kenyamanan dan kehormatan. Salah satu di antaranya adalah Sultan Thaha Syaifuddin, penguasa Kesultanan Jambi yang lebih memilih hidup di hutan selama puluhan tahun daripada tunduk kepada kekuasaan kolonial Belanda.
Cerita Anak Papua Lunar Liva Lazure, Peraih Beasiswa Kuliah ke Jepang
Terlahir dari keluarga sederhana asal Papua, tak menghalangi Lunar Liva Lazore melanjutkan mimpinya untuk bisa ke Jepang. Mahasiswi yang kerap disapa Lunar ini merupakan salah satu penerima beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Papua yang menempuh pendidikan di Universitas Udayana pada program studi Sastra Jepang.
Kisah Rudi, Berawal dari Kelompok Belajar Hingga Berdiri Lembaga Pendidikan
Perjuangan seorang guru bukan hanya untuk masa kini, tetapi juga untuk mempersiapkan anak-anak agar memiliki masa depan yang lebih baik.
Berawal dari Kasir Sampai Jadi Pengusaha
Dulu berdiri di balik mesin kasir demi membantu keluarganya melunasi hutang. Kini, Kia Raya justru berdiri sebagai pengusaha. Perjalanannya membuktikan bahwa keberhasilan bisa berawal dari langkah yang sangat sederhana.
Menabung untuk Berkurban
Berawal dari keinginan sederhana untuk berkurban, tujuh anak di Cibogor rela menyisihkan uang jajan mereka selama berbulan-bulan. Ketekunan mereka berhasil mengumpulkan Rp14 juta akhirnya mengetuk hati seorang penjual sapi, yang turut membantu agar niat baik itu dapat terwujud.
Mbah Saring: Dari Tukang Kebun Jadi Dosen
Kisah Inspiratif Mbah Saring di Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya yang Mengubah Hidupnya!
Bung Hatta dan Demokrasi Kita
Demokrasi mestinya berbanding lurus dengan kesejahteraan ekonomi rakyat secara merata. Sebab sebagaimana maklumat Bung Hatta bahwa demokrasi Indonesia adalah demokrasi yang bercorak ekonomi kooperatif.
