Bung, Ayo Bung!

Belajar dari Rasa Ingin Tahu

Tidak semua pembelajaran dimulai dari ruang kelas. Ia juga dapat hadir dari rasa ingin tahu yang mendalam.

Maudy syahara|14 Oktober 2026·1 menit baca
Ilustrasi Rafasha mendapatkan penghargaan
Ilustrasi Rafasha mendapatkan penghargaan Foto: Generate by AI

Rafasha Alfiandi Passage adalah seorang pelajar SMA Yadika 12 Depok yang berasal dari Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Ia memiliki ketertarikan terhadap dunia teknologi, khususnya keamanan siber. Rasa ingin tahunya membuat Rafasha tidak hanya belajar dari pelajaran sekolah, tetapi juga mendalami berbagai pengetahuan teknologi secara mandiri.

Ketertarikannya tersebut kemudian mendorong Rafasha mempelajari ethical hacking, yaitu proses mempelajari dan menemukan kelemahan pada sistem digital secara bertanggung jawab. Ia mempelajari bagaimana sistem digital dibangun, bagaimana komponennya bekerja, serta bagaimana potensi kerentanan dapat ditemukan dan dilaporkan dengan cara yang tepat.

Perjalanan Rafasha menunjukkan bahwa kemampuan tidak selalu datang hanya dari pembelajaran di dalam kelas. Dengan rasa ingin tahu dan kemauan untuk terus belajar, ia mampu mengembangkan kemampuan di bidang yang diminatinya. Proses tersebut juga menunjukkan pentingnya menggunakan pengetahuan teknologi secara etis dan bertanggung jawab.

Kisah Rafasha memberikan inspirasi bagi pelajar lain bahwa hobi dan rasa ingin tahu dapat menjadi awal dari sebuah prestasi. Tidak perlu menunggu menjadi ahli untuk mulai belajar. Dari Gunung Sindur, seorang pelajar membuktikan bahwa ketekunan dalam mempelajari sesuatu yang disukai dapat membuka kesempatan untuk berkembang dan memberikan manfaat melalui ilmu yang dimiliki.