Tanah Air Beta

“Nggusen” Tradisi Kampung Saat Musim Durian Desa Kasie Kasubun, Rejang Lebong, Bengkulu

Nggusen adalah tradisi unik saat musim panen durian tiba. tradisi ini dilakukan oleh masyarkat desa Kampung Durian, Ds. Kasie Kasubun Kec. Padang Ulak Tanding, Rejang Lebong, Bengkulu.

Annisa icha|4 Oktober 2026·1 menit baca
“Nggusen” Tradisi Kampung Saat Musim Durian Desa Kasie Kasubun, Rejang Lebong, Bengkulu

Desa Kasie Kasubun, dikenal dengan hasil bumi melimpah diantaranya adalah kebun kopi dan durian.

Usai panen kopi, warga biasanya akan mendapatkan hasil kebun lainnya yang ditunggu-tunggu biasanya tiba tepat bulan Juli-September. Yaitu musim durian.

Saat musim durian tiba warga menyambut dengan penuh ceria, warga bahagia.

Saat musim durian inilah warga biasa berkegiatan “nggusen” atau menunggu durian jatuh.

Biasanya warga meningglakan rumah tinggalnya, mereka menginap di gubuk-gubuk kebun mereka yaitu menunggu durian jatuh.

Sambil bermalam mereka berkegiatan bersama keluarga di tengah kebun, makan bersama, menyalalakn api, dan terkadang sambil duduk santai bercerita.

Saat durian jatuh, mereka langsung memungutnya. warga menunggu hingga pagi. Kemudian di pagi hari mereka membawa durian ke tempat pengepul buah berduri. Biasanya semalam nggusen warga mendapatkan penghasilan sekitar Rp. 100.000 hingga Rp. 1.000.000.

Inilah sensasi musim durian, rasakan sensasi menunggu durian jatuh sambil bercengkrama bersama keluarga di kebun sendiri.